Natalie

Rabu, 27 Juni 2012

Bacaan Doa Shalat Wajib 5 Waktu

Doa Niat Shalat Dhuhur

Bacaan Doa Niat Shalat Dhuhur
“Usahllii fardhazh dzuhri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaan-an [makmuuman / imaaman] lillaahi ta’aalaa”
Arti Doa Niat Shalat Dhuhur
“Saya sengaja shalat Dhuhur empat rakaat menghadap kiblat pada waktunya (menjadi makmum / imam) karena Allah semata.”

Doa Niat Shalat Ashar

Bacaan Doa Niat Shalat Ashar
“Usahllii fardhal ‘ashri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaan-an [makmuuman / imaaman] lillaahi ta’aalaa”
Arti Doa Niat Shalat Ashar
“Saya sengaja shalat Ashar empat rakaat menghadap kiblat pada waktunya (menjadi makmum / imam) karena Allah semata.”

Doa Niat Shalat Maghrib

Bacaan Doa Niat Shalat Maghrib
“Usahllii fardhal maghribi tsalaatsa raka’aatim mustaqbilal qiblati adaan-an [makmuuman / imaaman] lillaahi ta’aalaa”
Arti Doa Niat Shalat Maghrib
“Saya sengaja shalat Mahgrib tiga rakaat menghadap kiblat pada waktunya (menjadi makmum / imam) karena Allah semata.”

Doa Niat Shalat Isya


Bacaan Doa Niat Shalat Isya
“Usahllii fardhal ‘isyaa-i arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaan-an [makmuuman / imaaman] lillaahi ta’aalaa”
Arti Doa Niat Shalat Isya
“Saya sengaja shalat Isya empat rakaat menghadap kiblat pada waktunya (menjadi makmum / imam) karena Allah semata.”

Doa Niat Shalat Subuh

Bacaan Doa Niat Shalat Subuh
“Usahllii fardhash shubhi raka’ataini mustaqbilal qiblati adaan-an [makmuuman / imaaman] lillaahi ta’aalaa”
Arti Doa Niat Shalat Subuh
“Saya sengaja shalat Subuh dua rakaat menghadap kiblat pada waktunya (menjadi makmum / imam) karena Allah semata.”

sumber : kumpulandoa.com

Shalat Dhuha

Doa Niat Shalat Dhuha

 Doa berikut ini dibaca pada saat kita akan melaksanakan shalat Dhuha (2 rakaat).
أصَلِّي سُنَّةَ الضُحَى رَكَعَتَيْنِ لِلهِ تَعالىَ
Bacaan Doa Niat Shalat Dhuha
“Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa”
Arti Doa Niat Shalat Dhuha
“Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah.”

Doa Shalat Dhuha

Doa ini dibaca setelah kita melakukan shalat dhuha. Sumbernya adalah beberapa kitab fikih Madzhab Imam Syafi’i seperti l’aanatut Thaalibiin.

اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ . اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي الْسَمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِيْ الأَرْضِ فأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مَعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Bacaan Doa Shalat Dhuha
“Allaahumma innadh dhuhaa’a dhuhaa’uka, wal bahaa’a bahaa’uka wal-jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal qudrata qudratuka wal-’ishmata ishmatuk. Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assaran fayassirhu, wa in kaana haraaman fathahhirhu, wa in kaana ba’iidan faqarribu, bi haqqi dhuhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatuka wa qudratika, wa aatinii maa aataita ‘ibadakash-shaalihiin.”
Arti Doa Shalat Dhuha
“Ya Allah, sesungguhnya waktu dluhaa adalah waktu dluhaa-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, kebagusan adalah kebagusan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rizqi kami di atas langit, turunkanlah, bila dalam bumi, keluarkanlah, bila sukar, mudahkanlah, bila haram, sucikanlah, bila jauh, dekatkanlah, dengan hak waktu dluhaa, keagungan, kebagusan, kekuatan dan kekuasaan-Mu. Berilah kepada kami apa-apa yang telah Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih-shalih.”

sumber : kumpulandoa.com

Selasa, 22 Mei 2012

Mengurangi Konsumsi Nasi Putih itu Sehat

Mulai untuk berpuasa makan nasi sepertinya baik untuk dicoba. Penelitian terbaru menunjukkan ada kemungkinan untuk mengembangkan risiko diabetes tipe 2 melalui makan nasi.


Penelitian dilakukan dengan melihat kembali empat penelitian sebelumnya yang melibatkan sekitar 350.000 orang. Hasilnya, semakin banyak makan nasi putih, maka semakin tinggi kesempatan seseorang untuk mengembangkan kondisi tersebut.

Temuan yang dimuat dalam British Medical Journal menganalisis seluruh partisipan melalui satu porsi nasi 18 gram dan faktor lain, seperti berat badan, tingkat olahraga dan diet. Selama masa penelitian (4-22 tahun), sekitar 13.200 orang mengembangkan diabetes.

Orang Asia dianggap berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Hal ini disebabkan orang Asia cenderung memiliki asupan jauh lebih tinggi untuk mengonsumsi nasi dibandingkan orang Barat, rata-rata tiga hingga empat porsi dalam sehari.

Para peneliti menjelaskan bahwa terdapat efek negatif terhadap kadar gula darah karena nasi putih mengandung indeks glikemik yang tinggi dibanding nasi merah. Selain itu, nasi putih juga memiliki nutrisi yang lebih sedikit, termasuk serat dan magnesium, yang dapat mencegah diabetes tipe 2.

Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat glukosa dilepaskan kedalam aliran darah setelah makan. Makanan yang mengandung indeks glikemik rendah, seperti beras merah, membuat orang merasa kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula lebih stabil.